SPP Domestik Keluar - Kucing: Perbedaan antara revisi
Dari Infokawan
- |
- |
||
| (4 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
''Diperbaharui Tanggal 14 Pebruari 2025'' | |||
'''PERSYARATAN DAN PROSEDUR DOMESTIK KELUAR''' | '''PERSYARATAN DAN PROSEDUR DOMESTIK KELUAR''' | ||
[[Berkas:Alur Pelayanan Karantina Domestik Keluar.png|tepi|pus|nirbing|351x351px]] | |||
'''Media Pembawa : Kucing''' | '''Media Pembawa : Kucing''' | ||
| Baris 14: | Baris 19: | ||
# Hasil Uji Laboratorium Elisa terhadap Rabies | # Hasil Uji Laboratorium Elisa terhadap Rabies | ||
# Buku Vaksin yang berisi catatan vaksinasi rabies minimal 1 bulan sebelum pengujian laboratorium dan tidak melebihi 12 bulan sejak vaksinasi rabies terakhir | # Buku Vaksin yang berisi catatan vaksinasi rabies minimal 1 bulan sebelum pengujian laboratorium dan tidak melebihi 12 bulan sejak vaksinasi rabies terakhir | ||
'''B. Prosedur :''' | '''B. Prosedur :''' | ||
# Pengguna | # Pengguna jasa membuat Permohonan Tindakan Karantina (PTK) secara online dan mengupload dokumen persyaratan A3, A4 dan A.5 | ||
# Pengguna | # Pengguna jasa melaporkan PTK nya kepada petugas karantina dengan menunjukan kelengkapan dokumen A3, A4 dan A5 | ||
# Petugas | # Petugas penerimaan dokumen melakukan verifikasi permohonan berikut kelengkapan dokumennya (K-1.1) | ||
# Dokumen | # Dokumen yang sudah lengkap dan sah dilanjutkan dengan penerbitan Surat Tugas (K-2.2) | ||
# Dilakukan | # Dilakukan tindakan karantina (K-3.7a),(K-3.7b) | ||
#* Jika | #* Jika belum ada hasil uji laboratorium Elisa terhadap Rabies maka dilakukan pengambilan dan pengujian sampel di laboratorium. | ||
#* Jika | #* Jika hasil laboratorium titer nya < 0,5 iu dipersyaratkan untuk vaksinasi ulang | ||
#* Jika | #* Jika hasil laboratorium dengan titer nya > 0,5 iu atau telah telah dilakukan vaksinasi ulang dilakukan pembebasan | ||
# Diterbitkan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-1) | # Diterbitkan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-1) | ||
| Baris 35: | Baris 40: | ||
'''D. Waktu Layanan :''' 14 Hari | '''D. Waktu Layanan :''' 14 Hari | ||
'''E. Biaya Pelayanan :''' Sesuai PMK No. 27 Tahun 2024 | |||
{| class="wikitable" | |||
|+ | |||
|'''No''' | |||
|'''Uraian''' | |||
|'''Biaya (Rp)''' | |||
|'''Satuan''' | |||
|- | |||
|1 | |||
|Jasa Tindakan karantina berupa pemeriksaan fisik hewan kesayangan | |||
|10.000 | |||
|per ekor | |||
|- | |||
|2 | |||
|Jasa Pengujian laboratorium karantina hewan berupa pengujian virologi Elisa | |||
|225.000 | |||
|per sampel | |||
|- | |||
|3 | |||
|Jasa pengambilan, penyiapan, dan pengiriman spesimen hewan kesayangan | |||
|5.000 | |||
|per sampel | |||
|- | |||
|4 | |||
|Dokumen tindakan karantina | |||
|5.000 | |||
|per sertifikat | |||
|} | |||
[https://drive.google.com/file/d/1DblCzV8wdMcG8RhIQfGMoSZinCVzZBJv/view?usp=drive_link Tatacara dan prosedur pengujian laboratorium elisa rabies] | |||
<br /> | <br /> | ||
[[Berkas:Return-button-png-34571.png|jmpl|51x51px|link=Standar Pelayanan Publik - Karantina Hewan - Keluar Antar Area|pus]] | [[Berkas:Return-button-png-34571.png|jmpl|51x51px|link=Standar Pelayanan Publik - Karantina Hewan - Keluar Antar Area|pus]] | ||
| Baris 50: | Baris 83: | ||
[[HPR Keluar Antar Area]] | [[HPR Keluar Antar Area]] | ||
{| class="wikitable" | |||
|'''No''' | |||
|'''Daerah Tujuan''' | |||
|'''Rujukan Peraturan''' | |||
|- | |||
|1 | |||
|Propinsi Bali | |||
|Kepmentan No.1696/Kpts/PD.610/12/2008 tahun 2008 tentang Penetapan Provinsi Bali sebagai Kawasan Karantina Penyakit Anjing Gila (Rabies) | |||
|- | |||
| | |||
| | |||
|Kepmentan No. 559 /Kpts/PK.310/9/2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pertanian No. 1696/Kpts/PD.610/12/2008 | |||
|- | |||
|2 | |||
|Propinsi Nusa Tenggara Timur | |||
|Instruksi Gubenur Nusa Tenggara Timur No.05/Disnak/2025 Tentang Penanggulangan Rabies di Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur | |||
|- | |||
| | |||
| | |||
|Kepmentan No.473/Kpts/TN.150/8/2002 Tentang Penetapan Pulau Flores dan Pulau Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur Sebagai Kawasan Karantina Penyakit Anjing Gila (Rabies) serta Program Pembebasannya. | |||
|- | |||
|3 | |||
|Papua | |||
|Peraturan Daerah Provinsi Papua No.4 Tahun 2006 Tentang Larangan Pemasukan Hewan Penular Rabies | |||
|- | |||
| | |||
| | |||
|Kepmentan No.429/Kpts/PK.320/M/7/2019 Tentang Provinsi Papua Bebas dari penyakit Anjing Gila (Rabies) | |||
|- | |||
|4 | |||
|Kepulauan Riau | |||
|Kepmentan No.240/Kpts/PD.650/4/2015 Pernyataan Provinsi Kepulauan Riau Bebas dari Penyakit Anjing Gila (Rabies) | |||
|- | |||
|5 | |||
|Kepulauan Bangka Belitung | |||
|Kepmentan No.4435/Kpts/PD.620/7/2013 Pernyataan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bebas dari Penyakit Rabies | |||
|} | |||
Revisi terkini sejak 17 November 2025 05.14
Diperbaharui Tanggal 14 Pebruari 2025
PERSYARATAN DAN PROSEDUR DOMESTIK KELUAR

Media Pembawa : Kucing
HS. Code : 0106.00.19
A. Persyaratan :
- Melalui tempat pengeluaran yang telah ditetapkan.
- Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat pengeluaran untuk keperluan tindakan karantina
- Sertifikat Veteriner dari Dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan Propinsi asal hewan
- Hasil Uji Laboratorium Elisa terhadap Rabies
- Buku Vaksin yang berisi catatan vaksinasi rabies minimal 1 bulan sebelum pengujian laboratorium dan tidak melebihi 12 bulan sejak vaksinasi rabies terakhir
B. Prosedur :
- Pengguna jasa membuat Permohonan Tindakan Karantina (PTK) secara online dan mengupload dokumen persyaratan A3, A4 dan A.5
- Pengguna jasa melaporkan PTK nya kepada petugas karantina dengan menunjukan kelengkapan dokumen A3, A4 dan A5
- Petugas penerimaan dokumen melakukan verifikasi permohonan berikut kelengkapan dokumennya (K-1.1)
- Dokumen yang sudah lengkap dan sah dilanjutkan dengan penerbitan Surat Tugas (K-2.2)
- Dilakukan tindakan karantina (K-3.7a),(K-3.7b)
- Jika belum ada hasil uji laboratorium Elisa terhadap Rabies maka dilakukan pengambilan dan pengujian sampel di laboratorium.
- Jika hasil laboratorium titer nya < 0,5 iu dipersyaratkan untuk vaksinasi ulang
- Jika hasil laboratorium dengan titer nya > 0,5 iu atau telah telah dilakukan vaksinasi ulang dilakukan pembebasan
- Diterbitkan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-1)
C. Produk Layanan :
KH-1
D. Waktu Layanan : 14 Hari
E. Biaya Pelayanan : Sesuai PMK No. 27 Tahun 2024
| No | Uraian | Biaya (Rp) | Satuan |
| 1 | Jasa Tindakan karantina berupa pemeriksaan fisik hewan kesayangan | 10.000 | per ekor |
| 2 | Jasa Pengujian laboratorium karantina hewan berupa pengujian virologi Elisa | 225.000 | per sampel |
| 3 | Jasa pengambilan, penyiapan, dan pengiriman spesimen hewan kesayangan | 5.000 | per sampel |
| 4 | Dokumen tindakan karantina | 5.000 | per sertifikat |
Tatacara dan prosedur pengujian laboratorium elisa rabies

| No | Daerah Tujuan | Rujukan Peraturan |
| 1 | Propinsi Bali | Kepmentan No.1696/Kpts/PD.610/12/2008 tahun 2008 tentang Penetapan Provinsi Bali sebagai Kawasan Karantina Penyakit Anjing Gila (Rabies) |
| Kepmentan No. 559 /Kpts/PK.310/9/2015 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pertanian No. 1696/Kpts/PD.610/12/2008 | ||
| 2 | Propinsi Nusa Tenggara Timur | Instruksi Gubenur Nusa Tenggara Timur No.05/Disnak/2025 Tentang Penanggulangan Rabies di Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur |
| Kepmentan No.473/Kpts/TN.150/8/2002 Tentang Penetapan Pulau Flores dan Pulau Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur Sebagai Kawasan Karantina Penyakit Anjing Gila (Rabies) serta Program Pembebasannya. | ||
| 3 | Papua | Peraturan Daerah Provinsi Papua No.4 Tahun 2006 Tentang Larangan Pemasukan Hewan Penular Rabies |
| Kepmentan No.429/Kpts/PK.320/M/7/2019 Tentang Provinsi Papua Bebas dari penyakit Anjing Gila (Rabies) | ||
| 4 | Kepulauan Riau | Kepmentan No.240/Kpts/PD.650/4/2015 Pernyataan Provinsi Kepulauan Riau Bebas dari Penyakit Anjing Gila (Rabies) |
| 5 | Kepulauan Bangka Belitung | Kepmentan No.4435/Kpts/PD.620/7/2013 Pernyataan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bebas dari Penyakit Rabies |