Uji Laboratorium Sarang Burung Walet: Perbedaan antara revisi
Dari Infokawan
| Baris 1: | Baris 1: | ||
== '''UJI LABORATORIUM SARANG BURUNG WALET''' == | == '''UJI LABORATORIUM SARANG BURUNG WALET''' == | ||
Pemeriksaan kandungan nitrit dalam sarang walet dilakukan oleh petugas laboratorium karantina hewan pada Laboratorium yang telah ditunjuk. | Pemeriksaan kandungan nitrit dalam sarang walet Ekspor ke RRT dilakukan oleh petugas laboratorium karantina hewan pada Laboratorium yang telah ditunjuk. | ||
=== '''PENGIRIMAN SAMPEL''' === | |||
Sampel yang dikirim harus bersifat komunikatif agar dapat dimengerti oleh petugas penguji di laboratorium, maka sampel perlu diberikan kelengkapan/informasi yang relevan. Dalam pengiriman harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut : | |||
# Sampel harus dikirim ke laboratorium secepat mungkin setelah pengambilan contoh, dan jika mungkin harus sampai ke laboratorium dalam waktu tidak lebih dari 24 jamsetelah sampling. | |||
# Sampel dari produk segar atau produk refigerasi harus ditransportasikan pada suhu 0–4 °C, dan pengujian dilakukan tidak lebih dari 24 jam setelah tiba di laboratorium. | |||
# Sampel produk dalam kemasan yang sifatnya stabil atau awet harus ditransportasikan terlindung dari sinar matahari secara langsung, atau radiasi panas yang lain, dan sebaiknya diangkut pada suhu tidak melebihi 25 °C, dan pengujian dilakukan paling | |||
# lama 3 hari setelah produk diterima. Untuk produk yang pecah kemasannya, maka disimpan dalam wadah plastik dan ditempatkan dalam refigerator bersuhu 0 – 4 °C.Pemeriksaan harus dilakukan secepat mungkin setelah tiba di laboratorium. | |||
# Sampel dari produk kering harus ditransportasikan dalam wadah yang kedap uap air dan pada suhu tidak lebih dari 25 °C. Sampel ini harus dilindungi dari cahaya matahari langsung dan radiasi panas lainnya. | |||
# Sampel yang dikirim dilengkapi dengan '''Surat Resmi Permohonan Pengujian''' dari perusahaan dan dilengkapi dengan | |||
:::::•Identitas sampel yang meliputi: | |||
:::::•Identitas rumah walet | |||
:::::•Asal sampel | |||
:::::•Nomor identifikasi/batch | |||
=== '''JENIS PENGUJIAN''' === | === '''JENIS PENGUJIAN''' === | ||
{| class="wikitable" | {| class="wikitable" | ||
Revisi per 21 Agustus 2019 06.03
UJI LABORATORIUM SARANG BURUNG WALET
Pemeriksaan kandungan nitrit dalam sarang walet Ekspor ke RRT dilakukan oleh petugas laboratorium karantina hewan pada Laboratorium yang telah ditunjuk.
PENGIRIMAN SAMPEL
Sampel yang dikirim harus bersifat komunikatif agar dapat dimengerti oleh petugas penguji di laboratorium, maka sampel perlu diberikan kelengkapan/informasi yang relevan. Dalam pengiriman harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :
- Sampel harus dikirim ke laboratorium secepat mungkin setelah pengambilan contoh, dan jika mungkin harus sampai ke laboratorium dalam waktu tidak lebih dari 24 jamsetelah sampling.
- Sampel dari produk segar atau produk refigerasi harus ditransportasikan pada suhu 0–4 °C, dan pengujian dilakukan tidak lebih dari 24 jam setelah tiba di laboratorium.
- Sampel produk dalam kemasan yang sifatnya stabil atau awet harus ditransportasikan terlindung dari sinar matahari secara langsung, atau radiasi panas yang lain, dan sebaiknya diangkut pada suhu tidak melebihi 25 °C, dan pengujian dilakukan paling
- lama 3 hari setelah produk diterima. Untuk produk yang pecah kemasannya, maka disimpan dalam wadah plastik dan ditempatkan dalam refigerator bersuhu 0 – 4 °C.Pemeriksaan harus dilakukan secepat mungkin setelah tiba di laboratorium.
- Sampel dari produk kering harus ditransportasikan dalam wadah yang kedap uap air dan pada suhu tidak lebih dari 25 °C. Sampel ini harus dilindungi dari cahaya matahari langsung dan radiasi panas lainnya.
- Sampel yang dikirim dilengkapi dengan Surat Resmi Permohonan Pengujian dari perusahaan dan dilengkapi dengan
- •Identitas sampel yang meliputi:
- •Identitas rumah walet
- •Asal sampel
- •Nomor identifikasi/batch
JENIS PENGUJIAN
| No | JENIS PENGUJIAN | METODE |
|---|---|---|
| 1. | Bahaya Biologi | |
| Total Mikroba | Total Plate Count
(TPC) | |
| Staphylococcus aureus | Kultur | |
| Koliform | Most Probable
Number (MPN) | |
| Escherichia coli | MPN dan Kultur | |
| Salmonella sp. | Kultur | |
| Listeria sp | Kultur | |
| Total Yeast and mold | Kultur | |
| 2. | Bahaya fisik (logam, kayu, dll) | Visual |
| Pemeriksaan Fisik | Visual / Organoleptik | |
| 3. | Bahaya Kimia | |
| Kadar Nitrit | Spektrofotometri /
HPLC/LCMS-MS |
DAFTAR TARIF UJI LABORATORIUM
| No | JENIS UJI | SATUAN UJI | TARIF (Rp) |
|---|---|---|---|
| 1. | Total Mikroba dengan Total Plate Count (TPC) | Per Sampel | 125.000 |
| 2. | Most Probably Number Coliform | Per Sampel | 75.000 |
| 3. | Most Probably Number Eschericia coli | Per Sampel | 125.000 |
| 4. | Salmonella sp | Per Sampel | 125.000 |
| 5. | Staphylococcus aureus | Per Sampel | 125.000 |
| 6. | Total Cemaran Jamur, Kapang dan Khamir | Per Sampel | 75.000 |
| 7. | RT-PCR Avian Influenza | Per Sampel | 400.000 |
| 8. | RT-PCR Avian Influenza | Per Sampel | 425.000 |
| 9. | Deteksi Nitrit Spektrofotometer | Per Sampel | 150.000 |
| 10. | Bio Assay Sulfit (SO²⁻)₃ | Per Sampel | 75.000 |
| 11. | Bio Assay Peroksida (H2O2) | Per Sampel | 75.000 |
| 12. | Logam Berat Pb (BBUSKP) | Per Sampel | 75.000 |
| 13. | Logam Berat Cd (BBUSKP) | Per Sampel | 75.000 |
| 14. | Logam Berat Hg (BBUSKP) | Per Sampel | 100.000 |
| 15. | Pengambilan, Penyiapan, dan Pengiriman Specimen | Per Sampel | 125.000 |