Tindakan

Uji Laboratorium Sarang Burung Walet: Perbedaan antara revisi

Dari Infokawan

1rofiq (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
1rofiq (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 4: Baris 4:
=== '''PENGIRIMAN SAMPEL''' ===
=== '''PENGIRIMAN SAMPEL''' ===
Sampel yang dikirim harus bersifat komunikatif agar dapat dimengerti oleh petugas penguji di laboratorium, maka sampel perlu diberikan kelengkapan/informasi yang relevan. Dalam pengiriman harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :
Sampel yang dikirim harus bersifat komunikatif agar dapat dimengerti oleh petugas penguji di laboratorium, maka sampel perlu diberikan kelengkapan/informasi yang relevan. Dalam pengiriman harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :
# Sampel harus dikirim ke laboratorium secepat mungkin setelah pengambilan contoh, dan jika mungkin harus sampai ke laboratorium dalam waktu tidak lebih dari 24 jamsetelah sampling.
# Sampel harus dikirim ke laboratorium secepat mungkin setelah pengambilan contoh, dan jika mungkin harus sampai ke laboratorium dalam waktu tidak lebih dari 24 jam setelah sampling.
# Sampel dari produk segar atau produk refigerasi harus ditransportasikan pada suhu 0–4 °C, dan pengujian dilakukan tidak lebih dari 24 jam setelah tiba di laboratorium.
# Sampel dari produk segar atau produk refigerasi harus ditransportasikan pada suhu 0–4 °C, dan pengujian dilakukan tidak lebih dari 24 jam setelah tiba di laboratorium.
# Sampel produk dalam kemasan yang sifatnya stabil atau awet harus ditransportasikan terlindung dari sinar matahari secara langsung, atau radiasi panas yang lain, dan sebaiknya diangkut pada suhu tidak melebihi 25 °C, dan pengujian dilakukan paling
# Sampel produk dalam kemasan yang sifatnya stabil atau awet harus ditransportasikan terlindung dari sinar matahari secara langsung, atau radiasi panas yang lain, dan sebaiknya diangkut pada suhu tidak melebihi 25 °C, dan pengujian dilakukan paling
Baris 85: Baris 85:
|}
|}
<br>
<br>
=== '''WAKTU PENGUJIAN LABORATORIUM KARANTINA HEWAN''' ===
=== <center>'''WAKTU PENGUJIAN LABORATORIUM KARANTINA HEWAN'''</center> ===


{| class="wikitable"
{| class="wikitable"
|-
|-
! <center>'''No'''</center> !! <center>'''PENGUJIAN'''</center> !! <center>'''METODE'''</center> !! <center>'''LAMA WAKTU PENGUJIAN'''</center> !! <center>'''JAM'''</center>
! <center>'''No'''</center> !! <center>'''PENGUJIAN'''</center> !! <center>'''METODE'''</center> !! <center>'''LAMA WAKTU PENGUJIAN'''</center> !! <center>'''BATAS WAKTU PENERIMAAN SAMPEL'''</center>
|-
|-
| 1. || Angka Lempeng Total / TPC || Isolasi Identifikasi || 5 hari || Teks sel
| 1. || Angka Lempeng Total / TPC || Isolasi Identifikasi || 5 hari || Setiap Hari 08.00
|-
|-
| 2. || MPN Coliform || Most Probably Number || 7 hari || Teks sel
| 2. || MPN Coliform || Most Probably Number || 7 hari || Teks sel
|-
|-
| 3. || MPN E. coli || Most Probably Number DAN iSOLASI iDENTIFIKASI|| 12 hari || Teks sel
| 3. || MPN E. coli || Most Probably Number DAN Isolasi Identifikasi|| 12 hari || Teks sel
|-
|-
| 4. || Salmonella sp. || Kultur Isolasi Identifikasi || 16 hari || Teks sel
| 4. || Salmonella sp. || Kultur Isolasi Identifikasi || 16 hari || Teks sel
|-
|-
| 5. || Staphylococcus aureus || Kultur Isolasi Identifikasi || Teks sel || Teks sel
| 5. || Staphylococcus aureus || Kultur Isolasi Identifikasi || 7 hari || Teks sel
|-
|-
| 6. || Jamur, Kapang dan Khamir || Kultur Isolasi Identifikasi || Teks sel || Teks sel
| 6. || Jamur, Kapang dan Khamir || Kultur Isolasi Identifikasi || 7 hari|| Teks sel
|-
|-
| 7. || Avian Influenza || Realtime PCR  || Teks sel || Teks sel
| 7. || Avian Influenza || Realtime PCR  || 4 hari || Teks sel
|-
|-
| 8. || Avian Influenza || PCR Konvensional || Teks sel || Teks sel
| 8. || Avian Influenza || PCR Konvensional || 5 hari || Teks sel
|-
|-
| 9. || Nitrit || Spektrofotometer || Teks sel || Teks sel
| 9. || Nitrit || Spektrofotometer || 3 hari || Teks sel
|-
|-
| 10. || Sulfit (SO²⁻)₃ || Bio Assay || Teks sel || Teks sel
| 10. || Sulfit (SO²⁻)₃ || Bio Assay || 3 hari || Teks sel
|-
|-
| 11.|| Peroksida (H2O2) || Bio Assay || Teks sel || Teks sel
| 11.|| Peroksida (H2O2) || Bio Assay || 3 hari || Teks sel
|}
|}

Revisi per 21 Agustus 2019 08.39

UJI LABORATORIUM SARANG BURUNG WALET

Pemeriksaan kandungan nitrit dalam sarang walet Ekspor ke RRT dilakukan oleh petugas laboratorium karantina hewan pada Laboratorium yang telah ditunjuk.

PENGIRIMAN SAMPEL

Sampel yang dikirim harus bersifat komunikatif agar dapat dimengerti oleh petugas penguji di laboratorium, maka sampel perlu diberikan kelengkapan/informasi yang relevan. Dalam pengiriman harus memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :

  1. Sampel harus dikirim ke laboratorium secepat mungkin setelah pengambilan contoh, dan jika mungkin harus sampai ke laboratorium dalam waktu tidak lebih dari 24 jam setelah sampling.
  2. Sampel dari produk segar atau produk refigerasi harus ditransportasikan pada suhu 0–4 °C, dan pengujian dilakukan tidak lebih dari 24 jam setelah tiba di laboratorium.
  3. Sampel produk dalam kemasan yang sifatnya stabil atau awet harus ditransportasikan terlindung dari sinar matahari secara langsung, atau radiasi panas yang lain, dan sebaiknya diangkut pada suhu tidak melebihi 25 °C, dan pengujian dilakukan paling
  4. lama 3 hari setelah produk diterima. Untuk produk yang pecah kemasannya, maka disimpan dalam wadah plastik dan ditempatkan dalam refigerator bersuhu 0 – 4 °C.Pemeriksaan harus dilakukan secepat mungkin setelah tiba di laboratorium.
  5. Sampel dari produk kering harus ditransportasikan dalam wadah yang kedap uap air dan pada suhu tidak lebih dari 25 °C. Sampel ini harus dilindungi dari cahaya matahari langsung dan radiasi panas lainnya.
  6. Sampel yang dikirim dilengkapi dengan Surat Resmi Permohonan Pengujian dari perusahaan dan dilengkapi dengan
• Identitas sampel yang meliputi:
• Identitas rumah walet
• Asal sampel
• Nomor identifikasi/batch

JENIS PENGUJIAN

No
JENIS PENGUJIAN
METODE
1. Bahaya Biologi
Total Mikroba Total Plate Count

(TPC)

Staphylococcus aureus Kultur
Koliform Most Probable

Number (MPN)

Escherichia coli MPN dan Kultur
Salmonella sp. Kultur
Listeria sp Kultur
Total Yeast and mold Kultur
2. Bahaya fisik (logam, kayu, dll) Visual
Pemeriksaan Fisik Visual / Organoleptik
3. Bahaya Kimia
Kadar Nitrit Spektrofotometri /

HPLC/LCMS-MS


DAFTAR TARIF UJI LABORATORIUM

No
JENIS UJI
SATUAN UJI
TARIF (Rp)
1. Total Mikroba dengan Total Plate Count (TPC) Per Sampel 125.000
2. Most Probably Number Coliform Per Sampel 75.000
3. Most Probably Number Eschericia coli Per Sampel 125.000
4. Salmonella sp Per Sampel 125.000
5. Staphylococcus aureus Per Sampel 125.000
6. Total Cemaran Jamur, Kapang dan Khamir Per Sampel 75.000
7. RT-PCR Avian Influenza Per Sampel 400.000
8. RT-PCR Avian Influenza Per Sampel 425.000
9. Deteksi Nitrit Spektrofotometer Per Sampel 150.000
10. Bio Assay Sulfit (SO²⁻)₃ Per Sampel 75.000
11. Bio Assay Peroksida (H2O2) Per Sampel 75.000
12. Logam Berat Pb (BBUSKP) Per Sampel 75.000
13. Logam Berat Cd (BBUSKP) Per Sampel 75.000
14. Logam Berat Hg (BBUSKP) Per Sampel 100.000
15. Logam Berat Hg (BBUSKP) Per Sampel 125.000


WAKTU PENGUJIAN LABORATORIUM KARANTINA HEWAN

No
PENGUJIAN
METODE
LAMA WAKTU PENGUJIAN
BATAS WAKTU PENERIMAAN SAMPEL
1. Angka Lempeng Total / TPC Isolasi Identifikasi 5 hari Setiap Hari 08.00
2. MPN Coliform Most Probably Number 7 hari Teks sel
3. MPN E. coli Most Probably Number DAN Isolasi Identifikasi 12 hari Teks sel
4. Salmonella sp. Kultur Isolasi Identifikasi 16 hari Teks sel
5. Staphylococcus aureus Kultur Isolasi Identifikasi 7 hari Teks sel
6. Jamur, Kapang dan Khamir Kultur Isolasi Identifikasi 7 hari Teks sel
7. Avian Influenza Realtime PCR 4 hari Teks sel
8. Avian Influenza PCR Konvensional 5 hari Teks sel
9. Nitrit Spektrofotometer 3 hari Teks sel
10. Sulfit (SO²⁻)₃ Bio Assay 3 hari Teks sel
11. Peroksida (H2O2) Bio Assay 3 hari Teks sel