SPP Impor Benih Padi: Perbedaan antara revisi
Dari Infokawan
←Membuat halaman berisi ' ''Diperbaharui tanggal 12 Maret 2025'' '''PERSYARATAN DAN PROSEDUR IMPOR''' tepi|pus|nirbing|351x351px '''Media Pembawa ''': Sapi Bibit '''HS. Code ''': 0102.21.00 '''A. Persyaratan :''' # Dilengkapi Sertifikat Kesehatan / Health Certificate dari Negara Asal # Melalui tempat pemasukan yang telah ditetapkan. # Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat-tempat pemasukan untuk keperluan tinda...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 4: | Baris 4: | ||
'''PERSYARATAN DAN PROSEDUR IMPOR''' | '''PERSYARATAN DAN PROSEDUR IMPOR''' | ||
'''Media Pembawa ''': Benih Padi | |||
'''Media Pembawa ''': | |||
'''HS. Code ''': 0102.21.00 | '''HS. Code ''': 0102.21.00 | ||
| Baris 12: | Baris 10: | ||
'''A. Persyaratan | '''A. Persyaratan :''' | ||
# | *# Melengkapi sertifikat kesehatan tumbuhan dari negara asal dan/atau negara transit bagi tumbuhan dan bagian-bagiannya, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain; | ||
# | *# Memasukkan media pembawa melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapkan; dan | ||
*# Melaporkan dan menyerahkan kepada Petugas Karantina Tumbuhan di tempat pemasukan untuk keperluan tindakan karantina; | |||
*# Melengkapi dokumen lain: | |||
# | *# Prior Notice (Pemberitahuan awal); | ||
# | *# Surat Ijin Pemasukan dari Menteri Pertanian; | ||
*# Invoice, Packing List, dan Bill Of Lading (BL). | |||
# | |||
# | |||
# | |||
===== '''B. Prosedur''' ===== | |||
*# Pengguna jasa mengajukan Permohonan Tindakan Karantina melalui SSM QC Impor (<nowiki>https://sso.insw.go.id/</nowiki>); | |||
*# Pejabat Karantina melakukan verifikasi permohonan dan kelengkapan dokumen (K-1.1); | |||
*# Dokumen yang sudah lengkap dan sesuai dilanjutkan dengan penerbitan surat tugas (K-2.2); | |||
*# Peneribitan SPPMP (Surat Perintah Pemindahan Media Pembawa) (K.3.10); | |||
*# Dilakukan tindakan karantina | |||
*# Pengguna jasa menyerahkan media pembawa ke kantor pelayanan karantina untuk disegel; | |||
*# Tindakan pemeriksaan kesesuaian dokumen, jika sesuai dilanjutkan pemeriksaan kesehatan; | |||
*# Pemeriksaan kesehatan visual untuk mengetahui kondisi fisik dari media pembawa; | |||
*# Pemeriksaan kesehatan laboratoris untuk mengetahui ada tidaknya OPTK berdasarkan jenis OPTK yang terbawa pada media pembawa sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Karantina Nomor 571 Tahun 2025 , diawali dengan pengambilan sampel benih sesuai prosedur pengambilan sampel (ISTA) sebanyak minimal 700 gram; | |||
*# Apabila hasil pemeriksaan administrasi dan kesesuaian dokumen, serta berdasarkan pemeriksaan kesehatan tidak ditemukan OPTK terbawa media pembawa, maka terhadap media pembawa dinyatakan bebas dari OPTK maka dilakukan pembebasan, | |||
*# Pembebasan dilakukan dengan penerbitan sertifikat pelepasan (K-9.2) | |||
*# Waktu Layanan : 21 hari | |||
*# Risiko MP : Tinggi | |||
K- 9.2 | K- 9.2 | ||
| Baris 49: | Baris 44: | ||
{| class="wikitable" | {| class="wikitable" | ||
|No | |No | ||
|Uraian | |Uraian | ||
|Biaya | |Metode | ||
|Satuan | |Biaya | ||
|Satuan | |||
|- | |- | ||
|1 | |1 | ||
|Pemeriksaan | |Pemeriksaan | ||
| | |<nowiki>-</nowiki> | ||
| | |225,00 | ||
|per kilogram | |||
|- | |- | ||
|2 | | rowspan="6" |2 | ||
| | |Pengujian Laboratorium | ||
| | | | ||
| | | | ||
| | |||
|- | |- | ||
| | | | ||
| | * Serangga, Gulma | ||
| | |Pemeriksaan langsung | ||
|per | |10.000,00 | ||
|per sampel | |||
|- | |- | ||
| | | | ||
| | * Nematoda | ||
| | |Pemeriksaan langsung | ||
|per | |25.000,00 | ||
|per sampel | |||
|- | |- | ||
| | | | ||
| | * Cendawan | ||
| | |Blotter Test | ||
|per | |60.000,00 | ||
|per sampel | |||
|- | |- | ||
| | | | ||
| | * Cendawan, Virus, Bakteri | ||
|225.000 | |ELISA | ||
|per | |225.000,00 | ||
|per target | |||
|- | |- | ||
| | | | ||
| | * Cendawan, Virus, Bakteri | ||
| | |PCR | ||
|per | |400.000,00 | ||
|per target | |||
|- | |- | ||
| | |3 | ||
| | |Dokumen Tindakan Karantina | ||
|<nowiki>-</nowiki> | |||
|5.000,00 | |||
|- | |per sertifikat | ||
| | |} | ||
|per | |||
| | |||
<br /> | <br />[[Berkas:Return-button-png-34571.png|jmpl|51x51px|link=Standar Pelayanan Publik - Karantina Hewan - Impor|al=|pus]] | ||
[[Berkas:Return-button-png-34571.png|jmpl|51x51px|link=Standar Pelayanan Publik - Karantina Hewan - Impor|al=|pus]] | |||
<br /> | <br /> | ||
Revisi per 15 April 2026 06.47
Diperbaharui tanggal 12 Maret 2025
PERSYARATAN DAN PROSEDUR IMPOR
Media Pembawa : Benih Padi
HS. Code : 0102.21.00
A. Persyaratan :
- Melengkapi sertifikat kesehatan tumbuhan dari negara asal dan/atau negara transit bagi tumbuhan dan bagian-bagiannya, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain;
- Memasukkan media pembawa melalui tempat-tempat pemasukan yang telah ditetapkan; dan
- Melaporkan dan menyerahkan kepada Petugas Karantina Tumbuhan di tempat pemasukan untuk keperluan tindakan karantina;
- Melengkapi dokumen lain:
- Prior Notice (Pemberitahuan awal);
- Surat Ijin Pemasukan dari Menteri Pertanian;
- Invoice, Packing List, dan Bill Of Lading (BL).
B. Prosedur
- Pengguna jasa mengajukan Permohonan Tindakan Karantina melalui SSM QC Impor (https://sso.insw.go.id/);
- Pejabat Karantina melakukan verifikasi permohonan dan kelengkapan dokumen (K-1.1);
- Dokumen yang sudah lengkap dan sesuai dilanjutkan dengan penerbitan surat tugas (K-2.2);
- Peneribitan SPPMP (Surat Perintah Pemindahan Media Pembawa) (K.3.10);
- Dilakukan tindakan karantina
- Pengguna jasa menyerahkan media pembawa ke kantor pelayanan karantina untuk disegel;
- Tindakan pemeriksaan kesesuaian dokumen, jika sesuai dilanjutkan pemeriksaan kesehatan;
- Pemeriksaan kesehatan visual untuk mengetahui kondisi fisik dari media pembawa;
- Pemeriksaan kesehatan laboratoris untuk mengetahui ada tidaknya OPTK berdasarkan jenis OPTK yang terbawa pada media pembawa sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Karantina Nomor 571 Tahun 2025 , diawali dengan pengambilan sampel benih sesuai prosedur pengambilan sampel (ISTA) sebanyak minimal 700 gram;
- Apabila hasil pemeriksaan administrasi dan kesesuaian dokumen, serta berdasarkan pemeriksaan kesehatan tidak ditemukan OPTK terbawa media pembawa, maka terhadap media pembawa dinyatakan bebas dari OPTK maka dilakukan pembebasan,
- Pembebasan dilakukan dengan penerbitan sertifikat pelepasan (K-9.2)
- Waktu Layanan : 21 hari
- Risiko MP : Tinggi
K- 9.2
D. Waktu Layanan : 14 Hari
E. Biaya Pelayanan : Sesuai PMK No. 27 Tahun 2024
| No | Uraian | Metode | Biaya | Satuan |
| 1 | Pemeriksaan | - | 225,00 | per kilogram |
| 2 | Pengujian Laboratorium | |||
|
Pemeriksaan langsung | 10.000,00 | per sampel | |
|
Pemeriksaan langsung | 25.000,00 | per sampel | |
|
Blotter Test | 60.000,00 | per sampel | |
|
ELISA | 225.000,00 | per target | |
|
PCR | 400.000,00 | per target | |
| 3 | Dokumen Tindakan Karantina | - | 5.000,00 | per sertifikat |
